Lomba Debat Thomas Day 2026

Doxa atau δόξα merupakan kata dalam bahasa Yunani yang berarti pendapat, reputasi, serta pandangan atau penilaian terhadap seseorang maupun suatu hal. Nama Doxa kemudian diadopsi sebagai identitas klub debat SMA Strada Santo Thomas Aquino, yang berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir dan berargumentasi siswa. Sebagai klub debat di SMA Strada St. Thomas Aquino, Doxa berperan sebagai wadah pengembangan diri yang mendorong anggotanya untuk melatih berbagai keterampilan penting, seperti public speaking, critical thinking, problem solving, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Melalui berbagai kegiatan debat dan diskusi, Doxa membantu siswa mengasah kemampuan intelektual sekaligus membangun kepercayaan diri. Doxa bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa secara berkelanjutan, selaras dengan lima nilai dasar Perkumpulan Strada, sebagai upaya mendukung kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Dalam rangka memperingati Thomas Day 2026, klub debat SMA Strada Santo Thomas Aquino mengadakan DOXA Pra-LDI 2026 yang hadir sebagai ajang perlombaan debat bagi pelajar jenjang SMP dan SMA/K. Perlombaan ini diselenggarakan sebagai ruang pengembangan potensi generasi muda dalam bidang debat dan berpikir kritis. DOXA Pra-LDI 2026 terbagi ke dalam dua divisi, yaitu divisi Bahasa Indonesia (Lomba Debat Bahasa Indonesia/LDBI) dan divisi Bahasa Inggris (National Schools Debating Championship/NSDC). Melalui kedua divisi ini, peserta didorong untuk mengasah kemampuan berbahasa, bernalar, serta berargumentasi secara sistematis dan persuasif.

Lebih dari sekadar kompetisi, DOXA Pra-LDI 2026 menjadi wadah untuk mengembangkan talenta, menumbuhkan kreativitas, serta meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap isu-isu global. Para peserta diajak untuk memahami berbagai persoalan sosial, ekonomi, politik, dan lingkungan yang relevan dengan perkembangan dunia saat ini, sekaligus dilatih untuk merumuskan solusi-solusi melalui pemikiran kritis dan dialog konstruktif. Dengan semangat Thomas Day 2026, DOXA Pra-LDI 2026 diharapkan mampu mencetak pelajar yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga siap menjadi agen perubahan, berwawasan global, serta berkontribusi aktif dalam membangun masa depan bangsa.

Peserta DOXA Pra-LDI 2026 terdiri atas pelajar jenjang SMP dan SMA/K yang berasal dari beragam latar belakang dan wilayah, mencerminkan luasnya jangkauan serta tingginya antusiasme generasi muda terhadap perlombaan debat ini. Perlombaan ini diikuti oleh total 55 tim, yang terdiri atas 28 tim Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan 27 tim National Schools Debating Championship (NSDC). Tidak hanya diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, DOXA Pra-LDI 2026 juga menarik partisipasi peserta internasional, salah satunya berasal dari Kinabalu, Malaysia. Sementara itu, peserta dari dalam negeri datang dari berbagai wilayah, antara lain Kalimantan Timur, Bali, Batam, Yogyakarta, Bengkulu, Medan, Jambi, Lampung, Tangerang, dan Jakarta. Keberagaman asal peserta tersebut menciptakan dinamika perlombaan yang kaya akan perspektif dan gagasan. DOXA Pra-LDI 2026 tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan berdebat, tetapi juga ruang pembelajaran yang mendorong pertukaran ide lintas daerah dan lintas budaya, sejalan dengan semangat membangun generasi muda yang berpikiran terbuka, kritis, dan berwawasan global.

DOXA Pra-LDI 2026 diselenggarakan selama dua hari, yakni pada Sabtu, 10 Januari 2026 hingga Minggu, 11 Januari 2026. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, kami juga menyelenggarakan agenda pendukung sebelum hari perlombaan guna memastikan kesiapan peserta secara teknis dan substansial. Salah satu kegiatan yang kami laksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026 adalah kelas debat gratis dengan tema “Nuance and Advanced” yang dibawakan oleh Batara, seorang debater dari Universitas Bina Nusantara (BINUS). Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan strategi lanjutan serta memperdalam pemahaman peserta dalam menyusun dan menyampaikan argumen dalam perdebatan.Pada keesokan harinya, Jumat, 9 Januari 2026, dilaksanakan technical meeting yang wajib diikuti oleh seluruh peserta. Dengan hadirnya kegiatan ini peserta mampu memahami tata laksana perlombaan, meliputi sistem pertandingan, peraturan teknis, mekanisme penilaian, serta ketentuan lain yang mendukung kelancaran kompetisi.

Pada hari pertama, kegiatan perlombaan dimulai pada pukul 07.30 WIB dan berakhir pada pukul 18.48 WIB. Pada hari ini, diselenggarakan ronde pra-eliminasi, di mana seluruh tim peserta berlomba dalam tiga ronde pertandingan. Setelah tiga ronde tersebut selesai dilaksanakan, akan dipilih delapan tim terbaik dari masing-masing divisi untuk melaju ke babak berikutnya. Pada hari kedua, perlombaan dimulai pada pukul 07.30 WIB dan berakhir pada pukul 16.40 WIB. Delapan tim terpilih dari setiap divisi akan mengikuti ronde eliminasi yang terdiri atas babak perempat final (quarterfinal), semifinal, dan final, guna menentukan tim terbaik pada masing-masing divisi.

DOXA Pra-LDI 2026 menghadirkan kategori U-16, yaitu kategori khusus yang memberikan kesempatan bagi peserta berusia 16 tahun ke bawah (Under 16) untuk memperoleh penghargaan khusus atas partisipasi dan prestasi mereka dalam perlombaan ini. Kategori ini dihadirkan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap pengembangan potensi debater muda sejak usia dini. Adapun hasil perlombaan kategori U-16 Divisi Bahasa Indonesia (LDBI) adalah sebagai berikut:

Juara I: ALKADABRA — SMA Al Kautsar

Juara II: Sunshine 2.0 — SMA Kristen Sunodia

Juara III: MAULERS B — SMA Maitreyawira BatamSementara itu, hasil perlombaan kategori U-16

Divisi Bahasa Inggris (NSDC) adalah sebagai berikut:

Juara I: MAULERS B — SMA Maitreyawira Batam

Juara II: Gentayangan SMAK 1 — SMAK 1 Penabur Jakarta

Juara III: Lupa Cara Debat — SMAS Sutomo 1

Selain kategori U-16, DOXA Pra-LDI 2026 juga mempertandingkan kategori Open, di mana seluruh peserta tanpa batasan usia perlombaan secara terbuka. Kategori ini menjadi ajang bagi seluruh tim untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan bersaing secara setara dalam atmosfer perlombaan yang sehat dan kompetitif. Adapun hasil perlombaan kategori Open Divisi Bahasa Indonesia (LDBI) adalah sebagai berikut:

Juara I: Seribu UTBK (Amin) — SMAN 8 Yogyakarta, SMAN 1 Sidoarjo, dan SMAN 1

Sukawati

Juara II: Satu Teknik Satu Medis Satu Hukum — SMA Sutomo 1 Medan

Juara III: BuMN — SMA Pradita Dirgantara

Sementara itu, hasil perlombaan kategori Open Divisi Bahasa Inggris (NSDC) adalah sebagai berikut:

Juara I: OYSTERS Ajinomoto — SMAS Yos Sudarso

Juara II: That Is It for the Night — SMAN 4 Denpasar

Juara III: Salam Toleransi — SMAK 1 Penabur Jakarta dan SMAS Maitreyawira Batam

Dengan diumumkannya para pemenang pada kategori Open, DOXA Pra-LDI 2026 menegaskan komitmennya dalam memberikan ruang perlombaan yang inklusif dan berimbang bagi seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Prestasi yang diraih para pemenang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, dan berargumentasi secara konstruktif. Melalui rangkaian kegiatan dan perlombaan yang telah dilaksanakan, DOXA Pra-LDI 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan debat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang bermakna bagi generasi muda. Perlombaan ini mempertemukan pelajar dari berbagai daerah dan latar belakang untuk bertukar gagasan, memperluas wawasan, serta melatih kemampuan berpikir kritis dan komunikatif dalam suasana yang sehat dan konstruktif. Dengan semangat Thomas Day 2026, DOXA Pra-LDI 2026diharapkan terus menjadi ruang tumbuh bagi debater muda yang berani berpikir, berbicara, danberdampak.

Sampai jumpa di perlombaan DOXA berikutnya

editor DENTAPINASTHIKA, S.S.