Bakti sosial atau lebih dikenal dengan akronim baksos merupakan kegiatan kemanusiaan sebagai wujud rasa kepedulian antarsesama. Sie Sosial OSIS SMA Strada St. Thomas Aquino,Tangerang dalam rangka Hari Anak (23 Juli) dan Hari Lansia (27 Mei) mengadakan Bakti Sosial dengan mengunjungi tiga tempat berbeda di Kawasan Tangerang. Ketiga tempat tersebut adalah Yayasan Bhakti Luhur Citra Raya, Panti Asuhan Pintu Elok, Pamulang, dan Panti Jompo-Pondok Lansia, Tigaraksa. Bakti sosial ketiga tempat ini diselenggarakan sebagai realisasi salah satu program sie sosial dan sejalan dengan salah satu Nilai Strada, yaitu kepedulian. Adapun tujuan baksos yang dipioniri oleh sie sosial ini adalah menumbuhkan kepedulian dan kontribusi dengan membantu sesama yang membutuhkan.

Baksos yang diselenggarakan pada Jumat (19/7) ini sudah dirancang oleh panitia sejak awal Juli, mulai dari penyuluhan, konfirmasi bahan barang yang dibutuhkan oleh panti asuhan dan panti jompo, pembagian donasi barang kepada Thomasian hingga cara pengumpulan agar terkoordinasi dengan baik. Pengumpulan barang donasi dari seluruh Thomasian tak terkecuali dilakukan oleh sie sosial dari 15-17 Juli 2024 Setelah donasi barang-barang terkumpul, panitia melakukan packing sesuai sasaran donasi agar lebih praktis dan rapi saat disalurkan.


Jumat (19/7) Kegiatan Baksos dilakukan dengan cara menyalurkan barang donasi secara langsung ke panti asuhan yang disasar oleh panitia yang dibagi dalam 2 tim, masing-masing didampingi oleh pembina/guru.Tim 1 mengunjungi 2 tempat, terdiri dari, Fairy, Fransiska, Verena, Alfonsus, Keano, Yesica dengan pendamping Bapak Stevanus Devi. Tim berangkat dari SMA Strada Santo Thomas Aquino sekitar pukul 07.00 dan sampai di tempat tujuan pertama yaitu Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur Citra Raya pukul 10.00. Kegiatan diawali dengan penyerahan barang donasi barang donasi, berupa susu bubuk, pasta gigi, sikat gigi dan odol anak, sabun mandi, cuci, tissue kering dan basah, serta buku tulis. Selanjutnya, dilakukan pertemuan dengan anak-anak yang tinggal di panti tersebut. Anak-anak terlihat sangat antusias dan gembira. Mereka menyambut kedatangan thomasian dengan ekspresif, seperti berlari mendekat, menggandeng, memeluk, meminta gendong dan Thomasian pun menanggapi dengan penuh rasa kasih, menghibur, dan mengajak bermain.

Selesai dari panti Asuhan, Tim 1 melanjutkan perjalanan ke Panti Jompo-Pondok Lansia Berdikari Tigaraksa. Saat pertama datang Thomasian lagi-lagi disambut dengan senyuman hangat dari orang tua yang tinggal di sana. Mereka tidak kalah antusiasnya dengan anak-anak yang ada di panti asuhan tadi. Seperti saat di panti asuhan, Tim 1 juga menyerahkan barang donasi dari Thomasian berupa, susu lansia, the celup, kopi hitam, popok lansia, pasta gigi, sabun cuci piring, sabun mandi, roti marie kepada perwakilan pengurus di panti ini. Kegiatan dilanjutkan dengan berbincang dengan Lansia di sana. Mereka banyak berbagi cerita, mulai dari awal mulai mereka tinggal di panti jompo dan cerita tentang pengalaman masa lalu. Thomasian juga merasa antusias saat mendengar kisah dan pengalama Lansia di sana, mereka adalah sosok yang menyenangkan, periang, dan terlihat sangat antusias dalam bercerita, mungkin ini sebagai bentuk rasa bahagia karena ada kesempatan berbagi cerita kepada yang lain.

Tim 2 berkunjung ke Panti Asuhan Pintu Elok, Pamulang yang terdiri dari, Stella Dhea, Brigitta, Jorge, Rio, Keane, serta didampingi oleh Bapak Angga dan Bapak Cornel. Panti asuhan ini menampung lebih dari 50 anak-anak, mulai dari bayi hingga mahasiswa/i dan kebanyakan dari mereka ada di sana akibat ditelantarkan orang tuanya. Tim berangkat dari sekolah kurang lebih pukul 07.00. Sesampainya di sana berbeda dengan tim 1, tim 2 langsung memulai rangkaian aktivitas yang telah dirancang. Aktivitas pertama adalah mengajak anak-anak menyanyikan beberapa lagu sekolah minggu, sharing firman Tuhan khususnya tentang ”Nabi Nuh dan Bahteranya”, mewarnai dan menggambar tokoh Nabi Nuh beserta bahtera yang dimilikinya, dan diakhiri rangkaian aktivitas dengan berfoto bersama. Anak-anak di panti ini juga sangat antusias menyambut dan mengikuti serangkaian kegiatan yang disiapkan Thomasian. Panti Asuhan Pintu Elok memiliki banyak alat musik, rata- rata mereka juga menguasainya, seperti drum, angklung, keyboard, dan suara mereka pun bagus-bagus. Hal ini pasti tidak pola asuh yang diterapkan di panti ini, yaitu kasih sayang dan pendidikan untuk mencapai kebahagiaan layaknya seorang anak sehingga mereka pun berkesempatan mengembangkan talenta. Selesai aktivitas bersama anak-anak panti, panita membagikan goodiebag berisi, susu, snack ringan, biskuit, permen dll. kepada semua anak yang mengikuti kegiatan. Selaian itu, perwakilan Thomasian juga menyerahkan donasi barang berupa susu bubuk, pasta gigi, sikat gigi dan odol anak, sabun mandi, cuci, tissue kering dan basah, serta buku tulis kepada penanggung jawab panti.

Banyak kesan dan pengalaman baru yang tak terlupakan yang didapat Thomasian selama kegiatan baksos ini. Selain merasa senang berkesempatan melakukan perjalanan ke luar, melihat pemandangan sepanjang jalan yang asri dan sejeuk, serta tentunya berkesempatan bertemu dengan anak-anak di panti yang tidak seberuntung Thomasian tetapi tetap dapat hidup dengan gembira, semangat, dan berjuang menggapai asa. Kunjungan ke panti jompo pun memberi kesan tersendiri dan menginspirasi Thomasian untuk terus mendampingi dan merawat orang tua masing-masing karena meski sudah lansia mereka tetap sangat butuh perhatian dan kasih saying dari keluarga sendiri.

Melalui kegiatan ini, kita semua berharap agar Thomasian sebagai bagian dari makhluk sosial tetap terus memperjuangkan nilai Kepedulian dalam hidup dengan siap sedia berbagi hal baik sekecil dan dalam bentuk apa pun, terhadap sesama khususnya kepada yang membutuhkan. Salam AMDG!!! (F-T-MG)