Proklamasi Kemerdekaan menjadi saat-saat  yang sangat berarti dan peristiwa yang luar biasa untuk Bangsa Indonesia yang sudah 350 tahun dijajah oleh bangsa asing. Pada saat itulah akhirnya Negara Indonesia diakui keberadaannya oleh Negara-negara lain di semua penjuru dunia. Peringatan kemerdekaan kali ini kita rayakan di tengah Pandemi Covid-19 yang masih mewabah di seantero dunia.

Diketahui, penambahan kasus positif Covid-19 terus melonjak hari demi hari dan belum terlihat adanya pelambatan angka penularan. Melihat hal ini, pemerintah pun terus mengupayakan pencegahan penyebaran virus corona. Salah satunya, pemerintah meniadakan lomba Agustusan, yang biasanya dilakukan untuk menambah semarak Hari Kemerdekaan. Untuk itulah, sejak jauh-jauh hari, Pemerintah di berbagai Kota dan Kabupaten di setiap wilayah Indonesia telah mengeluarkan aturan tentang larangan dilaksanakannya lomba Agustusan.

Maka dari itulah sekolah SMA Strada St. Thomas Aquino Tangerang pun melaksanakan upacara memperingati HUT RI-75 melalui media daring/ on-line. Berkat bantuan dari petugas PASKIBRA yang terdiri dari beberapa anak OSIS pun turut ikut serta dalam latihan pengibaran bendera merah-putih karena pengambilan gambar pun harus di lakukan 2 hari sebelum peringatan 17 Agustus.

 

Adapun nama peserta PASKIBRA yang bertugas saat pelaksanaan upacara yaitu, Timas Kasih Sinambela, Aditya Juan Permana, Nita Novelia Radangkilat (kelas XI IPA/IPS) Kemudian anggota lainnya terdiri dari Agnes Vio dari kelas XII IPS sebagai Protokol upacara, Albertus Calvin kelas XI IPA sebagai pembaca UUD 1945 dan Ikrar Pelajar Strada, dan Yeheskiel Marthezer Sima kelas XI IPS sebagai pemimpin upacara. Serta Pembina upacara kami yang dipimpin oleh Bp. Deni Candra selaku Wakasek SMA Strada St. Thomas Aquino Tangerang.

Secara teknis upacara yang berlangsung pada hari Senin, 17 Agustus 2020 dilakukan secara serempak oleh guru dan siswa-siswi SMA St. Thomas Aquino  melalui aplikasi zoom dan youtube. Kemudia di arahkan oleh walikelas masing-masing tujuannya agar upacara ini dapat diikuti dengan khikmat seperti pelakasaannya secara langsung. Awal mula wali kelas bertugas untuk mempresensi daftar kehadiran siswa tiap kelasnya setelah dirasa semua siswa-siswi sudah lengkap semua mengikuti maka upacara siap dimulai dan peserta upacara wajib mengikuti dengan sikap tenang dan sopan. Upacara yang berlangsung selama livestreaming berdurasi 45 menit. Setelah upacara selesai siswa-siswi diperbolehkan meninggalkan akun zoom dan dan youtube dan tidak ada pelaksanaan KBM.

 

Untuk kegiatan perlombaan pun dalam rangka peringatan 17 Agustus pelaksanaannya pun ada pada hari Rabu, 19 Agustus 2020 dan kegiatan KBM pun ditiadakan. Ada pun jenis-jeis perlombaan tersebut terdiri dari game PUBG (Nicky, James, Hendra, JJJ), Poster (Jocelyn, Celle) dan di dampingi oleh Pak Yudhi, Bu Lidya, dan Pak Radit, Tiktok dan makeup (Ellena, Nikita dan Amelia) dan di dampingi oleh Bu Defi dan Bu Putri, Vidio Kreatif (Mokar, wilbert, dan Yara) di dampingi oleh Pak Alex, Pak Agus, Pak Candra, Cover Lagu (Julius, Kevin dan Yasa) di dampingi oleh pak Galang, Bu Yohanna dan Pak Deni dan lomba terakhir ada Kahoot (Julia, Farel dan Bene). Semua jenis lomba tersebut di mainkan oleh tiap kelas siswa-siswi SMA St. Thomas Aquino untuk memeriah acara 17 Agustus secara daring, walaupun tahun ini tidak bisa dimeriahkan secara langsung akan tetapi makna yang di dapat dalam sebuah perjuangan pun bisa dirasakan selama masa Pandemi ini, harapannya seluruh siswa-siswi maupun tenaga pendidik dan karyawan dapat memaknai sebuah perjuangan dalam kemedekaan yang ke-75 ini.

Sebarkan artikel ini